Gelar Evaluasi, Diskominfo Batang Upayakan Petugas Admin Hasilkan Data Berbasis Metadata
Batang - Diskominfo Batang mengundang para admin data dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun Kecamatan untuk mengevaluasi hasil dari pendampingan dalam penyusunan data, tingkat kabupaten. Evaluasi tersebut merupakan upaya agar para admin dalam pengelolaan data sektoral harus berbasis metadata, sehingga menghasilkan keakuratan data.
Batang - Diskominfo Batang mengundang para admin data dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun Kecamatan untuk mengevaluasi hasil dari pendampingan dalam penyusunan data, tingkat kabupaten. Evaluasi tersebut merupakan upaya agar para admin dalam pengelolaan data sektoral harus berbasis metadata, sehingga menghasilkan keakuratan data.
Kepala
Diskominfo Batang Puji Setyowati menegaskan, evaluasi ini untuk memastikan data
dari para admin tersebut betul-betul akurat karena kemanfaatan yang sangat
besar di segala bidang. Melihat kemanfaatan yang penting maka, sudah pasti
keakuratan data menjadi yang utama, sehingga data yang diperoleh dapat
dipertanggungjawabkan.
“Contohnya
saja, sebuah KTP sangat diperlukan untuk memastikan data penerima manfaat
bantuan. Jadi sama halnya dengan metadata, tentu harus ada kapan data dibuat,
kapan dikelola, adakah kesesuaian dengan standar yang ditentukan Satu Data,” katanya,
saat ditemui di Bepperida Batang, Kabupaten Batang, Kamis (15/10/2026).
Pertemuan
dengan para admin data diharapkan dapat melahirkan komitmen bersama, seluruh
data yang dihasilkan berbasis metadata. Hal ini diperuntukkan bagi seluruh
kegiatan yang dilakukan oleh Organisasi Perangkat Daerah, sehingga dapat
dipertanggungjawabkan.
“Misal
suatu OPD atau kecamatan ketika akan mengajukan anggaran untuk sebuah kegiatan,
haruslah berbasis metadata. Jadi datanya itu tidak sekadar data yang disodorkan
saja, tapi harus berbasis metadata,” tegasnya.
Kegiatan
tersebut diisi dengan diskusi, penyampaian materi, agar para admin memahami
tugas yang diampunya.
Ia
berharap, para admin memedomaninya agar data yang dihasilkan akurat. Apabila
hanya sekadar data tanpa berbasis metadata, sebaiknya ditunda dulu, jangan
diterima dulu sampai betul-betul akurat. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)